Shopping cart - Cart Subtotal:Rp0,00

Kembang api memiliki sejarah panjang. Semua berawal dari negeri China. Negeri Dogeng yang nyata. Simak cerita awal sejarah terciptanya kembang api.

China memiliki banyak penemuan-penemuan hebat sepanjang masa diantaranya kompas, pembuatan kertas, percetakan, Teh, Akupuntur, sultra bahkan payung dan cakwe. China juga terkenal akan penemuan bubuk mesiunya -- cikal bakal kembang api modern. Bubuk mesiu merupakan penemuan yang signifikan bahkan masuk dalam 'Empat besar dalam penemuan hebat" oleh bangsa China. Banyak cerita legenda yang di kaitkan dengan penemuan kembang api dan bubuk mesiu, jadi untuk tanggal pasti kapan ditemukannya masih merupakan misteri. Mari berpetualang menembus waktu ke masa lalu dan melihat lebih lagi tentang penemuan kembang api dan bagaimana kembang api menambahkan "rasa" dalam berbagai perayaan maupun dalam perang.

kembang api dari bambu

 

Kembang api telah muncul semenjak zaman Dinasti Han di china. Sekitar 200 tahun sebelum masehi untuk menakut-nakuti setan dan mengusir hantu. Masyarakat pada zaman itu melempar batang bambu ke dalam api untuk menciptakan suara ledakan yang keras. Batang tersebut terbakar dan retak didalam api dan kemudian meledak dengan keras. Bambu memiliki kantong udara kosong yang mengembang dan terbakar lalu meledak ketika terkena panas. Adalah pengalaman yang menyenangkan bagi orang-rang china. Mereka sangat percaya akan keberadaan Roh Jahat dan berfikir dengan ledakan yang keras, ledakan ini dapat menakuti Roh tersebut.  Menghilangkan kekuatan jahat adalah awal kebahagiaan. Jadi membakar bambu menjadi sebuah asosiasi kebahagiaan dan perayaan. Semenjak saat itu bangsa China membakar bambu untuk menakuti setan dan roh setiap tahunnya.

kembang api berisi serbuk mesiu

 

Bangsa China melanjutkan eksperimen memasukan bubuk mesiu kedalam tabung bambu yang terbuka pada satu ujungnya. Mereka mengikatkan tabung-tabung ini ke anak panah, yang meluncur dari dudukan stik bambu. Ketika di nyalakan,  tabung-tabung ini meluncur sendiri dengan kekuatan yang kesar dan tercipta dorongan. Dari sinilah muncul Roket. Mereka menggunakan roket ketika penyerbuan Mogol di abad ke 13 untuk melawan penjajah. Dari sanalah serbuk mesiu digunakan dalam perang.

Belakangan tabung kertas digunakan untuk membuat kembang api pengganti batang bambu. Tabung kertas yang padat dan kecil diisi serbuk mesiu dan sumbu dimasukan kesalamnya. Ketika sumbu terbakar maka sumbu akan menyalakan sebuk mesiu menyebabkan tabung meledak. Sekarang kembang api diikat jadi satu sehingga ketika tersundut akan menyala bersamaan dan membuat kembang api yang meriah. Bahkan sekarang kembang api di buat dan di export dari China keseluruh dunia.